Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Para ulama menjelaskan bahwa sabar ada 3 jenis:

1. Sabar dalam ketaatan

2. Sabar dari kemaksiatan

3. Sabar dalam menghadapi musibah

Namun kita tidak boleh lupa bahwa sabar itu juga ada 3 tingkatan:

1. Sabar lillah (الصبر لله)

2. Sabar billah (الصبر بالله)

3. Sabar ma’allah (الصبر مع الله)

– Sabar lillah maksudnya sabar yang ikhlas karena Allah, baik sabar dalam ketaatan, sabar dari kemaksiatan, dan sabar dalam menghadapi musibah.

Dalilnya: Allah berfirman:

و لربك فاصبر

“Dan untuk Rabb-mu bersabarlah.” (QS. Al-Muddatstsir: 7)

– Sabar billah maksudnya sabar dengan memohon pertolongan dari Allah. Kita tidak mungkin bisa bersabar kecuali dengan meminta pertolongan dari Allah. Allah berfirman:

و اصبر و ما صبرك إلا بالله

“Bersabarlah, dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan dari Allah.” (QS. An-Nahl: 127)

– Sabar ma’allah maksudnya selalu bersabar apapun keadaannya karena dia yakin Allah mengawasinya. Ini merupakan tingkatan yang tertinggi. Allah berfirman:

إن الله مع الصابرين

“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)

Perlu dicatat, bahwa seseorang tidak akan mencapai ke tingkatan sabar ma’allah, kecuali dengan meminta pertolongan-Nya (sabar billah). Dan sabar billah tidak mungkin dicapai kecuali jika ia mengikhlaskan kesabarannya karena Allah (sabar lillah).

Jadi, kesabaran pun butuh keikhlasan.

Semoga Allah memberi kita keikhlasan dalam setiap amal kita, baik yang tampak maupun tak tampak.

Wa shallallaahu ‘alaa nabiyyinaa Muhammad.

(disarikan oleh Abu Yazid Nurdin dari dars syaikh Muhammad bin ‘Ali Asy-Syinqithi dan syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajjid -hafizhahumallaah-)